TUGAS BAHASA INDONESIA (RESENSI)


TUGAS BAHASA INDONESIA


1. Data pubikasi  

 a. Judul         :  Pelaksanaan UN di Jakarta Berbasis Komputer
 b. Penulis  : Kurnia Sari Aziza
 c. Tanggal/laman penerbit    : Senin, 13 April 2015 | 09:37 WIB /  http://
megapolitan  .kompas .com /read /2015 /04 /13 /09371611/Pelaksanaan .UN .di.Jakarta. Berbasis Komputer
d. No halaman        :
e. Ragam bahasa  : Pendidikan


  2. Ringkasan

Pelaksanaan ujian nasional di Jakarta  harus melalui metode online atau computer based test (CBT). Sebab, sarana yang dimiliki sekolah-sekolah di Jakarta jauh lebih memadai dibanding sekolah di luar DKI. Selain memiliki fasilitas yang memadai, hampir seluruh siswa di Jakarta juga telah memiliki laptop. Sehingga memudahkan pelaksanaan UN berbasis CBT.
Sistem digital ini diyakini akan dapat mengurangi risiko kerusakan naskah dan lembar jawaban komputer (LJK). Selain itu, biaya distribusi naskah soal ke seluruh Indonesia dapat ditekan dengan menggunakan sistem komputer.

3. Keunggulan

Pemberian informasiya ditulis dengan bahasa yang baik, dan penulisan yang bagus, sehingga pembaca bisa lebih cepat  memahami dari informasi
tersebut .

4. Kelemahan

Informasi yang disampaikan masih ada kekurangan yaitu belum di tuliskan respon dari para siswa yag akan melaksanakan ujian nasional, setelah ditetapkannya  metode ujian nasional berbasis komputer.


5. Pendapat akhir / saran

Dalam pemberian informasi harus ditulis dan disampaikan dengan  jelas, sehingga pembaca bisa menerima informasi dengan mudah dan tidak terjadi kesalah fahaman dalam menerima informasi.

6. Lampiran

Pelaksanaa UN di Jakarta Berbasis Komputer
Senin,AprilApril 2015 | 09:37 WIB
KOMPAS.com/Kurnia Sari AzizaGubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berfoto bersama siswa siswi di SMK Negeri 27, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (13/4/2015). Mereka berfoto bersama sebelum melaksanakan Ujian Nasional (UN).

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pelaksanaan ujian nasional (UN) di Ibu Kota ke depannya harus melalui metode online atau computer based test (CBT). Sebab, sarana yang dimiliki sekolah-sekolah di Jakarta jauh lebih memadai dibanding sekolah di luar DKI.

"Dibanding sekolah lain, di DKI relatif lebih siap. Ada beberapa sekolah kami ujicoba tahun ini pakai komputer, memang saya kira tahun-tahun ke depan harus pakai komputer ya," kata Basuki, di SMA Santa Ursula, Jakarta, Senin (13/4/2015).

Selain memiliki fasilitas yang memadai, lanjut Basuki, hampir seluruh siswa di Jakarta juga telah memiliki laptop. Sehingga memudahkan pelaksanaan UN berbasis CBT.

Basuki menjelaskan, pelaksanaan UN dengan komputer tahun ini mekanismenya sama seperti pelaksanaan penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) DKI. Pemprov DKI melaksanakan tes menggunakan sistem CAT (Compter Analytical Testing) yang langsung mengetahui nilai seusai pelaksanaan ujian.

"Sehingga tidak ada rasa saling curiga, dan di situ monitornya lebih gampang. Ujian nasional ini sudah dikatakan oleh Mendikdasbud bukan nilai kelulusan mutlak atau menentukan, tapi (ditentukan dari nilai dan sikap) sehari-hari," kata Basuki.

UN berbasis CBT ini diselenggarakan di tiga SMA dan 26 SMK di Jakarta. Sistem CBT tersebut diatur langsung oleh teknisi dari Kemendikdasbud. Setiap satu unit komputer digunakan untuk tiga kali shift ujian, yakni pagi, siang, dan sore.
Sistem digital ini diyakini akan dapat mengurangi risiko kerusakan naskah dan lembar jawaban komputer (LJK). Selain itu, biaya distribusi naskah soal ke seluruh Indonesia dapat ditekan dengan menggunakan sistem komputer.

Hari ini, Basuki meninjau penyelenggaraan UN di dua sekolah, yakni SMKN 27 dan SMA Santa Ursula, Jakarta Pusat. Di SMKN 27, Basuki sempat memberi motivasi kepada siswa siswi di sana. Namun, di SMA Santa Ursula, Basuki hanya mengintip kelas per kelas karena UN telah berlangsung ketika Basuki datang.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengetahuan Tentang Budaya

proposal menejemen proyek membuat jaringan

INTERAKSI MANUSIA DAN KOMPUTER