FUNGSI-FUNGSI MANAJEMEN
Manajemen dalam proses pelaksanannya mempunyai tugas-tugas dan kegiatan-kegiatan tertentu yang harus dilaksanakan. tugas ini di namai fungsi-fungsi manajemen. berikut ini akan dibahas tentang fungsi-fungsi manjemen dan contoh dari masing-masing fungsi tersebut.
Fungsi manajemen terdiri dari :
1. Perencanaan
2. Pengorganisasian
3. Pengarahan
4. Pemotivasian
5. Pengendalian
1. Perencanaan
Perencanaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan cakupan pencapaiannya. Merencanakan erarti mengupayakan penggunaan sumber daya manusia (Human Resources), sumber daya alam (Natural Resources), dan sumber daya lainnya (Other Resources) untuk mencapai tujuan. Suatu perencanaan adalah suatu aktivitas integrative yang berusaha memaksimumkan efektivitas seluruhnya dari suatu organisasi sebagai suatu sistem, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
Perencanaan adalah proses dasar yang digunakan untuk memilih tujuan dan menentukan cakupan pencapaiannya. Merencanakan erarti mengupayakan penggunaan sumber daya manusia (Human Resources), sumber daya alam (Natural Resources), dan sumber daya lainnya (Other Resources) untuk mencapai tujuan. Suatu perencanaan adalah suatu aktivitas integrative yang berusaha memaksimumkan efektivitas seluruhnya dari suatu organisasi sebagai suatu sistem, sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai.
Bedasarkan definisi tersebut, perencanaan minimum memiliki tiga karakteristik berikut :
a. perencanaan tersebut harus menyangkut masa yang akan datang
b. terdapat suatu elemen identifikasi pribadi atau organisasi, yaitu
serangkaian tindakan di masa yang akan datang dan akan diambil oleh
perencana.
c. masa yang akan datang, tindakan dan identifikasi pribadi, serta
organisasi merupakan unsure yang amat penting dalam setiap perencanaan.
Batasan lain tentang perencanaan adaah memiliki dan menghubungkan fakta
serta membuat dan menggunakan dugaan mengenai masa yang akan datang,
untuk mencapai hasil yang diinginkan (Terry, 1975:140-142). Fungsi
perencaan memiliki hubungan yang sangat erat dengan pengambilan
keputusan.
Berikut ini aktivitas perencanaan :
1. Prakiraan (Forecasting)AA
Prakiraan adalah suatu usaha yang sistematis untuk meramalkan /
memperkirakan waktu yang akan datang dengan penarikan kesimpulan atas
fakta yang telah diketahui.
2. Penetapan tujuan (Establishing Objective)
Penetapan tujuan merupakan suatu aktivitas untuk menetapkan sesuatu yang ingin dicapai melalui pelaksanaa pekerjaan.
3. Pemrograman (Programming)
Pemrograman adalah suatu aktivitas yang dilakukan dengan maksud untuk menetapkan langkah-langkah utama.
4. Penjadwalan (Scheduling)
Penjadwalan adalah penetapan atau penunjukan waktu menurut kronologi tertentu guna melaksanakan berbagai macam pekerjaan.
5. Penganggaran (Budgeting)
Penganggaran merupakan suatu aktivitas untuk membuat pernyataan tentang
sumber daya keuangan (financial resources) yang disediakan untuk
aktivitas dan waktu tertentu.
6. Pengembangana Prosedur (Developing Procedure)
Pengembangan Prosedur merupakan suatu aktivitas menormalisasikan cara, teknik, dan metode pelaksanaan suatu pekerjaan.
7. Penetapan dan Interprestasi Kebijakan (Establishing and Interpreting Policies)
Penetapan dan Interprestasi Kebijakan merupakan suatu aktivitas yang
dilakukan dalam menetapkan syarat berdasarkan mana manajer dan para
bawahan akan bekerja.
Contoh dari Perencanaan :
Kegiatan perencanaan terjadi pada BEM yang akan menetapkan rencana
pengadaan kegiatan pada tahun tersebut. Misalnya BEM Universitas
Gunadarma yang merencanakan, mengatur, dan menetapkan jalan nya acara
Olimpiade fakultas ekonomi tahun 2014/2015 yang diikuti seluruh mahasiwa
fakultas ekonomi dari berbagai angkatan.
Merencanakan konsep dari olimpiade
pengajuan izin digelarnya olimpiade
menentukan lomba yang akan diadakan
menghitung budget yang akan dikeluarkan
pembentukan panitia
jadwal dilaksanakannya olimpiade
menentukan sistem perhitungan juara
menentukan hadiah yang akan diterima oleh juara
menyiapkan kebutuhan olimpiade seperti lokasi, alat-alat, konsumsi, dan lain-lain
2. Pengorganisasian
Apa yang dikatakan orang tentang organisasi tak ubahnya sebagai wadah
dan alat untuk mencapai tujuan mereka yang didalamnya terdapat
norma-norma yang harus dipedomani dan nilai yang peril dipegang teguh.
Organisasi dapat didefinisikan sebagai sekelompok orang yang saling
berinteraksi dan bekerja sama untuk merealisasikan tujuan bersama.
Berdasarkan definisi tadu jelaslah bahwa dalam suatu organisasi minimum
mengandung tiga elemen yang saling beehubungan. Ketiga elemen organisasi
tersebut adalah :
1. sekelompok orang
2. interaksi dan kerja sama, serta
3. tujuan bersama
Salah satu ciri utama dari suatu organisasi adalah adanya sekelompok
orang yang menggabungkan diri dengan suatu ikatan norma, peraturan,
ketentuan, dan kebijakan yang telah dirumuskan dan masing-masing pihak
siap untuk menjalankannya dengan penuh tanggung jawab.
Ciri yang kedua adalah bahwa dalam suatu organisasi yang terdiri atas
sekelompok orang tersebut saling mengadakan hubungan timbal balik,
saling member dan menerima, dan juga saling bekerja sama untuk
melahirkan dan merealisasikan maksud (purpose), sasaran (objective), dan
tujuan (goal).
Ciri yang ketiga adalah bahwa suatu organisasi yang terdiri atas
sekelompok orang yang saling berinteraksi dan bekerja sama tersebut
diarahkan pada suatu titik tertentu, yaitu tujuan bersama dan ingin
direalisasikan.
Berdasarkan penjelasan tentang organisasi di atas, pengorganisasian
(organizing) adalah pembagian kerja yang direncanakan untuk diselesaikan
oleh anggota kesatuan pekerjaan, penetapan hubungan antarpekerjaan yang
efektif di anatar mereka, dan pemberian lingkungan dan fasilitas
pekerjaan yang wajar sehingga mereka bekerja secara efisien.
Pengorganisasian juga dapat didefinisikan sebagai suatu pekerjaan
membagi tugas, mendelegasikan otoritas, dan menetapkan aktivitas yang
hendak dilakukan oleh manajer pada seluruh hierarki organisasi. Oleh
karena itu, dalam pengorganisasian diperlukan tahapan sebagai berikut:
a. mengetahui dengan jelas tujuan yang hendak dicapai
b. deskripsi pekerjaan yang harus dioperasikan dalam aktivitas tertentu
c. klasifikasi aktivitas dalam kesatuan yang praktis
d. memberikan rumusan yang realitas mengenai kewajiban yang hendak
diselesaikan, sarana dan prasarana fisik serta lingkungan yang
diperlukan untuk setiap aktivitas yang hendak dioperasikan.
e. penunjukan umber daya manusia yang menguasai bidang keahliannya
f. mendelegasikan otoritas apabila dianggap perlu kepada bawahan yang ditunjuk
Contoh dari pengorganisasian :
kegiatan pengorganisasian terjadi pada pembentukan panitia olimpiade,
misalnya pembentukan organisasi FKK (Forum Komunikasi Kelas), FKK yaitu
Sekelompok mahasiswa yang mewakili kelas nya masing-masing dalam
kegiatan apapun yang diadakan BEM. Tugas yang diemban FKK seperti :
a. Panitia pada acara Olimpiade
b. Menginformasikan jadwal, lokasi, peraturan, ataupun
perubahan-perubahan yang terjadi dalam semua kegiatan yang dilaksanakan
BEM kepada kelasnya masing-masing
c. Membantu keperluan BEM
Pengorganisasian juga terjadi pada peserta olimpiade dari kelas mereka
masing-masing dengan membentuk tim yang akan mewakili kelas nya di
olimpiade tersebut.
3. Pengarahan
Suatau pengarahan dapat diberikan berbagai batasan. Batasan tersebut
dapat bersifat umum maupun spesifik, bergantung pada frekuensi kerja dan
motif usaha yang dikembangkan. Secara umum, pengarahan dapat diberikan
batasa sebagai suatu proses pembimbingan, pemberian petunjuk, dan
instruksi kepada bawahan agar mereka bekerja sesuai dengan rencana yang
telah ditetapkan.
Pengarahan berarti menentukan bagi bawahan tentang apa yang harus
mereka kerjakan atau tidak boleh mereka kerjakan. Pengarahan mencakup
berbagai proses operasi standar, pedoman dan buku panduan, bahkan
manajemen berdasarkan sasaran (management by objective). Pengarahan
merupakan metode untuk menyalurkan perilaku bawahan dalam aktivitas
tertentu dan menghindari aktivitas lain dengan menetapkan perarturan dan
standar, kemudian memastikan bahwa peraturan tersebut dipatuhi. Jadi
pengarahan menentukan atau melarang jenis perilaku tertentu.
Contoh dari pengarahan :
Kegiatan pengarahan terjadi ketika anggota BEM mengarahkan anggota FKK
untuk mengikuti semua yang sudah direncakan oleh BEM agar mencapai
tujuan yang diinginkan. Pengarahan ini berupa arahan atau pun penunjukan
langkah-langkah yang akan dijalani pada olimpiade tersebut.
Kegitan pengarahan juga terjadi pada peserta olimpiade, setiap peserta
mempunyai satu manajer yang bertanggung jawab untuk pada tim di setiap
lomba. Manajer tersebut mengarahakan tim nya untuk membentuk strategi
yang bagus dalam olimpiade guna memenangkan setiap perlombaan dan
menjadi juara umum.
4. Pemotivasian
Bernard Berelson dan Gary A. Steiner dalam Machrony (1854:109),
mendefinisikan motivasi sebagai all those inner striving conditions
variously described as wishes, desires, needs, drives, and the like.
Motivasi dapat diartikan sebagai keadaan kejiwaan dan sikap mental
manusia yang memberikan energy, mendorong kegiatan (moves), dn mengarah
atau menyalurkan perilaku kea rah mencapai kebutuhan yang member
kepuasan atau mengurangi ketidakseimbangan. Motivasi dapar dirumuskan
sebagai berikut :
1. setiap perasaan atau kehendak dan keinginan yang sangat memengaruhi
kemauan individu sehingga individu tersebut didorong untuk berperilaku
dan bertindak.
2. pengaruh kekuatan yang menimbulkan perialku individu
3. setiap tindakan atau kejadian yang menyebabkan berubahnya perilaku seseorang
4. proses yang menentukan gerakan atau perilaku individu kepada tujuan (goal)
Motivasi seseorang akan ditentukan oleh stimulusnya. Stimulus yang
dimaksud merupakan mesin pengerak motivasi seseorang sehingga
menimbulkan pengaruh peilaku orang yang bersangkutan. Motivasi seseorang
menurut Sagir (1985:97-99) biasanya meliputi hal-hak berikut :
1. Kinerja (Achievement)
2. Penghargaan (Recognition)
3. Tantangan (Challenge)
4. Tanggung Jawab (Responsibility)
5. Pengembangan (Development)
6. Keterlibatan (Involvement)
7. Kesempatan (Opportunity)
Pada umumnya bentuk motivasi yang sering dianut oleh perusahaan meliputi 4 elemen utama yaitu sebagai berikut :
1. Kompensasi Bentuk Uang
2. Pengarahan dan Pengendalian
3. Penetapan Pola Kerja yang Efektif
4. Kebajikan
Contoh dari Pemotivasian :
Kegiatan pemotivasian terjadi ketika anggota BEM memberi motivasi kepada
anggota FKK untuk bersemangat mengemban tugas menjadi panitia
olimpiade. Sebagai imbalannya anggota FKK medapatkan sertifikat.
Pemotivasian juga terjadi pada setiap peserta yang mengikuti olimpiade
fakultas ekonomi,motivasi utama mereka untuk mendapatkan juara adalah
hadiah yang diberikan panitia. Dan motivasi setiap peserta akan terjadi
sendiri dalam hati ketika mereka akan mejaga gengsi/kehormatan dari
kelas masing-masing untuk menjadi juara umum.
5. Pengendalian
Dalam perencanaan, aktivitas organisasi, tujuan utama dan sasaran,
serta metode untuk mencapainya ditetapkan denga jelas/ dalm
pengendalian, mengukur kemajuanke arah tujuan tersebut dan memungkinkan
manajer mendeteksi penyimpangan dari perencanaan tersebut tepat pada
waktunya untuk melakukan tindakan perbaikan sebelum penyimpangan menjadi
jauh.
Robert J. Mokler (1972:2) memberikam batasa pengendalian yang
menekankan elemen esensial proses pengendalian dalam bebrapa langkah.
Batasan yang diajukan meliputi hal berikut :
Management control is a systematic effort to set performance standards
with planning objectives, to design information feedback systems, to
compare actual performance with these predetermined standards, to
determine whether there are any deviations and to measure their
significance, and to take any action required toassure that all
corporate resource are being used in the most effective and efficient
way possible in achieving corporate objectives.
Pengendalian manajemen adalah suatu usaha sistmatik untuk menetapkan
standar kinerja dengan sasaran perencanaan, mendesain sistem umpan balik
informasi, membandingkan kinerja actual dengan standar yang telah
ditetapkan, menentukan apakah terdapat penyimpangan dan mengukur
signifikasi penyimpangan tersebut, dan mengambil tindakan perbaikan yang
diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan yang
sedang diguk=nakan sedapat mungkin secara lebih efisien dan efektif guna
mencapai sasaran perusahaan.
Secara umum pengendalian yang efektif mempunyai karakteristik sebagai berikut :
a. Akurat (Accurate)
b. Tepat waktu (Timely)
c. Objektif dan Komprehensif (Objective and Comprehensible)
d. Dipusatkan pada Tempat Pengendalian Strategis (Focused on Strategic Control Points)
e. Secara Ekonomi Realistik (Economically Realistic)
f. Secara Organisasi Realistik (Organizationally Realistic)
g. Dikoordinasikan dengan Arus Pekerjaan Organisasi (Coordinated with the Organization’s Work Flow)
h. Fleksibel (Flexible)
i. Preskriptif dan Operasional (Prescriptive and Operational)
j. Diterima Para anggota Organisasi (Accepted by Organization Members)
Contoh dari pengendalian :
Kegiatan pengendalian terjadi pada anggota BEM yang mengendalikan
olimpiade dan anggota FKK agar tidak keluar dari rencana yang telah
ditentukan. Seperti :
mengendalikan jalannya olimpiade agar tetap tertib
mengendalikan arus keuangan yang keluar
mengendalikan peserta yang akan tampil agar tetap nyaman dan tertib
dan lain – lain.
Komentar
Posting Komentar